Uncategorized

Masuk Elementary School Jakarta, Gengsi atau Kualitas

Masuk Elementary School Jakarta, Gengsi atau Kualitas. Menyekolahkan anak di sekolah yang berkurikulum internasional itu makin banyak dipilih oleh para orangtua. Hal ini dilakukan apakah persiapan untuk menghadapi persaingan global ataukah sekedar gengsi?

Sebuah bangunan sekolah yang megah, fasilitas untuk pendukung super lengkap, guru-guru yang selalu dimpor dari luar negeri, serta penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Bahkan juga penggunaan bahasa asing lainnya, merupakan salah satu dari ciri sekolah internasional yang kini menjadi banyak pilihan sekolah masa sekarang ini.

Semua keunggulan tersebut kini sudah banyak dicari oleh para orangtua yang ingin anak-anaknya memperoleh pendidikan terbaik. Meski harus mengeluarkan banyak biaya yang cukup mahal, namun semua itu tetap akan dilakukan oleh para orangtua agar anak bisa sekolah di tempat yang berkualitas. Salah satunya seperti sekolah di Elementary School Jakarta, sebuah sekolah favorit banyak orangtua.

Para orangtua tersebut banyak yang mengatakan kalau biaya yang dikeluarkan akan sepadan dengan hasilnya yang didapatkan. Bila dalam berkomunikasi anak yang sekolah di internasional kini otomatis akan berbahasa Inggris. Bahkan ada juga anak yang mengerti bahasa mandarin yang memang diajarkan di sekolahnya.

Siap-Siap ke Dunia Internasional

Kelebihan sekolah internasional itu jika dibandingkan dengan sekolah umum yaitu adanya kurikulum yang berbasis dengan standar internasional. Secara idealnya sekolah internasional itu mempersiapkan anak didiknya untuk bisa mempunyai kepribadian dan wawasan yang internasional. Sebuah wawasan yang setara dengan anak-anak yang di belahan dunia lain termasuk juga nilai dan etikanya.

Jadi bukan hanya pintar dan juga cerdas, apalagi kalau hanya pintar untuk menghapal. Kalau mau jujur, maka zaman sekarang ini masih banyak sekolah, guru, kurikulum, yang akan memberi pelajaran yang sebenarnya tak terlalu bermanfaat buat masa depan anak. Cara-cara yang dipakai juga masih seputar satu arah, kurang menstimulasi daya pikir semua anak, dan juga kurang dalam memberi kebebasan pada anak untuk bisa beropini dan berkreasi. Berbeda halnya dengan sekolah di Elementary School Jakarta, semua berbanding terbalik.

Dalam  pola belajar yang demikian, maka anak akan mengalami banyak tantangan besar kalau anak berada di dunia internasional. Hal ini karena mentalitasnya tidak siap dalam hal mengelola kebebasan.

Kalau hanya terbiasa untuk diperintah, belajar itu berdasarkan instruksi, jawaban ulangan juga harus persis yang ada di buku. Maka ketika pindah ke tempat yang akan memberinya kebebasan penuh untuk berkreasi, maka anak malah sering grogi dan mengalami stres berat. Karena biasanya anak itu akan lebih suka diperintah daripada tidak tahu mesti harus mengerjakan apa.

Untuk sekolah internasional seperti halnya di Elementary School Jakarta maka idealnya akan memberikan bekal bagi anak didiknya. Supaya anak siap terjun untuk menghadapi persaingan global. Oleh karena itu, sebelum Anda memilih suatu sekolah, maka sebaiknya perhatikan juga apakah pemilik sekolah dan juga pengelolanya mengetahui dengan pasti apa yang dimaksud dengan internasional.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*